Setelah Presiden Cina Kunjungi Rusia, Militer China Usir Kapal Perang AS

Suaramajalengka.com//Beijing – Militer China mengatakan pada Kamis (23/3/2022) bahwa pihaknya telah memantau dan mengusir kapal perusak AS yang secara ilegal memasuki perairan di sekitar Kepulauan Paracel di Laut China Selatan.

Dalam sebuah pernyataan, militer mengatakan bahwa kapal perusak berpeluru kendali USS Milius menyusup ke perairan teritorial China, merusak perdamaian dan stabilitas di jalur air yang sibuk itu.

“Pasukan akan mempertahankan keadaan siaga tinggi setiap saat dan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk secara tegas menjaga kedaulatan dan keamanan nasional serta perdamaian dan stabilitas di Laut China Selatan,” kata Tian Junli, juru bicara Komando Teater Selatan China, tanpa basa-basi.

Angkatan Laut AS pada hari Kamis membantah pernyataan militer China, dengan mengatakan bahwa kapal perusak tersebut sedang melakukan “operasi rutin” di Laut China Selatan dan tidak diusir.

“Amerika Serikat akan terus terbang, berlayar, dan beroperasi di mana pun hukum internasional mengizinkan,” kata sebuah pernyataan dari Armada ke-7 Angkatan Laut AS.

Ketegangan antara Amerika Serikat dan China telah meningkat di wilayah tersebut.

Amerika Serikat telah menopang aliansi di Asia-Pasifik yang berusaha untuk melawan ketegasan China di Laut China Selatan dan Selat Taiwan, karena Beijing berusaha untuk memajukan klaim teritorialnya.

(@aher/)

Pos terkait