by

Polsek Ligung Ringkus Pelaku Pembacokan Istri Kurang Dari 1 Jam

Majalengka. Masyarakat Blok Bagung Desa Ligung Lor Kecamatan Ligung Kabupaten Majalengka, Kamis dini hari 19 Agustus sekitar pukul 12.00 Wib digegerkan dengan peristiwa berdarah yang terjadi di rumah keluarga Beny Badrudin (65).

Dimana Rabu malam atau kamIs dini hari, terjadi peristiwa berdarah dimana korban Rumsari, mengalami luka sayat yang panjang dileher sebelah kanan. Pelaku diduga masih orang dekat atau suaminya sendiri bernama Beny Badrudin

Masyarakat yang panik segera memberi pertolongan kepada korban, sembari mengamankan pelaku pembacok yang diduga masih suaminya sendiri. Namun sayang pelaku berhasil lolos dari kepungan warga setempat.

Kapolsek Ligung AKP Umang Sumarsa, yang menerima laporan dari warga adanya peristiwa berdarah, dengan cepat meluncur ke TKP.

Langkah yang diambil polisi adalah mengamankan barang bukti dari TKP dan menyelamatkan korban dengan membawanya ke RS Sumber Waras mengingat luka yang cukup parah.

Setelah mengumpulkan keterangan dari beberapa saksi, maka petugas dari Polsek Ligung melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diprediksi lari ke arah barat

Tak berselang lama, Beny Badrudin yang diduga pelaku berhasil ditangkap di tempat persembunyiannya di TPU Wanasalam, yang berjarak 3 Km dari TKP.

Beny, langsung di amankan oleh petugas untuk di periksa lebih lanjut, namun untuk menghindari amukan atau kemarahan warga, sementara pelaku Beny dititipkan di sel tahanan Polsek Jatiwangi, tidak di tahan di Polsek Ligung.

Kapolsek Ligung AKP Umang Sumarsa kepada wartawan membenarkan peristiwa berdarah suami bacok istri yang terjadi di Blok Bagung Desa Ligung Lor.

Peristiwa terjadi sekitar tengah malam menjelang Kamis dini hari. Di mana korban berinisial R (45) mengalami luka sayat yang panjang di leher sebelah kanan. Pelakunya diduga suaminya sendiri bernama Beny Badridin (65)

Masih dikatakan AKP Umang, polisi dengan gerak cepat mengamankan barang bukti di TKP, sekaligus mengejar pelaku yang diduga suaminya sendiri.

“Alhamdulillah hanya butuh waktu 1 jam Beny Badrudin, yang diduga pelaku pembacok istinya bisa ditangkap. Saat ini pelaku dititipakan di sel tahanan Polsek Jatiwangi, menghindari dari amukan warga setempat,” ucap Kapolsek Umang

Terkait motif dari pembacokan itu sendiri kata Kapolsek Umang, polisi masih melakukan penyelidikan. Saat ini beberapa saksi turut diperiksa, termasuk dari kalangan keluarga korban. Nanti setelah keterangan lengkap rekan rekan wartawan juga diberi tahu.

“Untuk sementara motif dari pembacokan itu sendiri masih dalam penyelidikan. Biarkan kami bekerja agar semuanya menjadi terang benderang, sedangkan barang bukti yang diamankan diantaranya, golok, baju dan daster yang kesemuanya berlumuran darah,” pungkas Kapolsek Umang.

Namun sayang wartawan hanya bisa mengorek sekelumit kerangan dari anak kandung korban bernama Ilma Nugrahayati (25), yang mengatakan memang hubungan orang tuanya sejak tahun 2016 sedikit kurang harmonis.

Terakhir ibunya Rumsari (korban) mengantar ayahnya (pelaku) berobat ke dokter, namun ditengah perjalanan terjatuh dari motor. Dikatakan Ilma, malam kejadian ayahnya minta diantar berobat lagi ke dokter, namun sang ibu menolak karena masih sakit akibat jatuh dari motor Minggu kemarin

Entah apa asal mulanya tahu tahu di tengah malam ibunya minta tolong dan nampak lehernya berlumuran darah, sementara sang ayah mau lari dengan membawa sepeda motor, cuman oleh suami Ilma bernama Very Kurniawan segera mengejar dan mendorong ayahnya sehingga motornya terjatuh, cuman sang ayah Beny berhasil kabur.

“Ya itu sementara yang saya tahu, kalau penyebab dari peristiwa berdarah saya sendiri kurang tahu,” ujar Ilma selepas diperiksa sebagai saksi di Polsek Ligung, Kamis (19/8)

Terpisah, korban (Rumsari) saat ini menjalani perawatan intensif di kediamanya bersama keluarganya Wartawan belum bisa menggali keterangan yang lebih dalam, karena masyarakat di sekitar juga enggan meberikan keterangan resmi.(YH/wartamaja.com)