Hingga Saat Ini, Elektabilitas Karna Sobahi “Seng Ada Lawan”

suaramajalengka.com – Majalengka. Elektabilitas H. Karna Sobahi diprediksi masih belum ada yang menyaingi hingga saat ini. Calon kuat di pilkada serentak tahun 2024 yang akan bertanding melawan petahana belum menampakkan wajah dan masih terkesan malu-malu. Hal ini dikemukakan oleh pemerhati politik kabupaten Majalengka sekaligus ketua yayasan Suara Masyarakat Majalengka, Asep Nurdiansyah

“sampai saat ini saya masih yakin elektabilitas H. Karna Sobahi tetap tertinggi. Masih belum ada nama tokoh lain yang bisa diunggulkan untuk mengalahkan elektabilitas dan popularitas beliau” ungkapnya saat diskusi santai di sekretariat Yayasan Suara Masyarakat Majalengka

Dalam sudut pandang Abah Asep, tingginya elektabilitas H. Karna Sobahi tidak terpengaruh oleh partai maupun wakil Bupati. Artinya jika pilkada digelar sekarang, tak peduli partai politik apa yang menjadi kendaraannya ataupun siapa calon wakil yang mendampinginya, Karna Sobahi diprediksi akan tetap menang

“saya bukan dapat wangsit dari langit, silakan saja dilakukan survey oleh lembaga independen pasti hasilnya tak akan jauh berbeda. Kalau perlu surveynya dengan simulasi partai pengusung dan pasangan calon wakil bupati yang berbeda. Saya masih tetap yakin beliau “Seng Ada Lawan” ucapnya

Abah Asep mengakui, faktor tingginya elektabilitas H. Karna Sobahi dipengaruhi oleh posisinya sebagai bupati Majalengka saat ini. Suasana tentunya akan berubah paska selesainya masa jabatan bupati Majalengka akhir tahun 2023 ini

“meskipun beliau habis masa jabatannya akhir tahun ini, saya rasa peta elektabilitas tidak akan begitu jauh berbeda. Hanya saja mungkin akan sedikit terkoreksi karena orang-orang terdekatnya yang selama ini manut akan berpindah posisi maupun terang-terangan siap berhadapan dengannya” bebernya

Saat ditanya tentang isu dirinya dilamar salah satu partai politik untuk maju di pileg 2024, abah Asep tidak membenarkan maupun membantahnya

“politik itu dinamis, semua bisa berubah dalam waktu sekejap. Mohon maaf bukan merendahkan, jabatan saya saat ini lebih tinggi dari anggota dewan ataupun Bupati. Saya ini sekarang menjabat presiden, iya presiden Suara Masyarakat Majalengka….” Pungkasnya tertawa (AL)