Dewan Kebudayaan Sumedang, Inovasi Budaya Seni di Masa Pandemi

suaramajalengka – Sumedang.  Dewan Kebudayaan Sumedang (DKS) mengajak praktisi budaya dan seni di Sumedang untuk tetap berinovasi meski di musim pandemi. Ketua DKS, Tatang Sobana menyebutkan, meski banyak aktivitas budaya dan seni yang terhambat oleh adanya pandemi, hal tersebut jangan sampai menyurutkan semangat untuk tetap berkarya.

“Masih banyak cara (bagi budayawan dan seniman) untuk tetap eksis meski ada pembatasan aktivitas. Misal, tetap berdiskusi melalui online. Bagi mereka seniman, bisa berkreasi menciptakan produk seni walau dari rumah,” ujar Tatang, Senin (2/8/2021).

Menurutnya, budayawan bisa mengisi aktivitas dengan memperbanyak diskusi dan berbagi ilmu melalui berbagai aplikasi online. Banyak ragam yang bisa disampaikan kepada khalayak umum, seperti pentingnya budaya untuk menyikapi persoalan-persoalan sosial. Kemudian bisa membantu pemerintah daerah untuk menanamkan kesadaran kepada masyarakat agar membudayakan hidup sehat dan bersih.

Untuk para seniman, kata dia, pada saat ini, aktivitasnya diakui banyak terhambat. Sehingga membuat sejumlah agenda dan kegiatan yang melibatkan seniman tak bisa dilakukan secara langsung. Namun para seniman bisa menyiasatinya dengan berkreasi secara online.

“Yang terkendala memang praktisi seniman panggung karena harus membatalkan job order karena pembatasan aktivitas. Saya harapkan ketika banyak dirumah seniman tetap aktif, misal menciptakan improvisasi seni karena sudah banyak juga penyanyi dan artis lain yang bisa menciptakan seni dari rumah,” tuturnya