Covid-19 Melonjak, Nilai Tukar Rupiah Berpotensi Melemah Terhadap Dolar AS

suaramajalengka.com – Jakarta, Dalam perdagangan hari ini Rabu (23/6/2021), nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat diprediksi dibuka secara fluktuatif, namun berpotensi ditutup melemah.

Menurut data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau Jisdor, kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berada di level Rp14.421 per Selasa (22/6/2021).

Posisi tersebut tercatat menguat 32 poin dari kurs sebelumnya, yang berada di level Rp14.453 pada perdagangan Senin 21 Juni 2021.

Sedanglan, perdagangan di pasar spot pada Rabu (23/6/2021), hingga pukul 10.03 WIB, rupiah ditransaksikan di level Rp14.437 per dolar AS.

Posisi itu melemah 35 poin atau 0,24 persen, dari level penutupan perdagangan sebelumnya di posisi Rp14.402 per dolar AS.

Analis PT Garuda Berjangka Ibrahim menuturkan, pasar merespon positif rupiah pasca Presiden Joko Widodo tetap dalam pendiriannya untuk tidak melakukan lockdown.

Walaupun, perkembangan kasus Covid-19 melonjak dalam beberapa hari terakhir.

“Kepala negara lebih memilih untuk memperkuat kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro,” ungkap Ibrahim Rabu (23/6/2021).

Pemerintah harus menghitung ulang estimasi biaya yang dibutuhkan jika satu wilayah memutuskan untuk lockdown.

Seperti, untuk DKI Jakarta, di mana biaya untuk mencukupi seluruh kebutuhan masyarakat Ibu Kota jika di lockdown bisa mencapai Rp550 miliar per hari.

“Rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif. Namun ditutup melemah di rentang Rp14.380 sampai Rp14.430,” pungkasnya.  ( Dik/Pmjnews )